Selasa, 20 Maret 2012
Makanan Pendamping ASI
Makanan Pendamping ASI
Saatnya makanan tambahan bagi bayi Anda? Dapatkan saran ahli mengenai kebutuhan nutrisi, dari mulai pemberian makanan tambahan hingga mempersiapkannya. Dengan resep praktis dari kami.
Menyusui
Pemberian ASI adalah yang terbaik bagi bayi dan Anda. Dengan sedikit latihan maka Anda akan mahir membantu Istri dalam pemberian ASI. Untuk membantu Anda, tanyakan pada ahli kami mengenai pemberian ASI yang ingin Anda ketahui.
Masalah umum dan alergi pada bayi
Bayi kadang memiliki perut yang sensitif terhadap alergi. Cari tahu lebih banyak mengenai masalah yang diakibatkan makanan bayi, serta bagaimana mengatasinya.
Cukup nutrisi di masa kehamilan
Ibu dan bayi Ibu berbagi makanan selama masa kehamilan. Jadi pastikan, makanan yang Ibu konsumsi memiliki nutrisi yang cukup. Di bagian ini, Ibu bisa mendapatkan informasi mengenai makanan yang sehat serta vitamin dan suplemen. Kami bahkan menyiapkan informasi mengenai ngidam, semua lengkap dibahas di sini untuk Ibu. Tentu saja tim ahli kami juga siap
5 permainan penting otak bayi
Kebutuhan dasar si kecil
Hal pertama yang perlu diingat, bahwa
pertumbuhan otak bayi bukanlah didapat hanya dari belajar atau bermain,
melainkan tidur yang berkualitas. Ya, benar. Di saat tidurlah
pertumbuhan otak bayi itu mencapai puncaknya. Ini daftar jam tidur dalam
24 jam, yang papa dapatkan disaat belajar bagaimana memberikan sesuatu
bagi si kecil, yakni
a) Usia 0-3 bulan : 16-20 jam
b) Usia 3-12 bulan : 14-15 jam
c) Usia 1-3 tahun : 12-14 jam
a) Usia 0-3 bulan : 16-20 jam
b) Usia 3-12 bulan : 14-15 jam
c) Usia 1-3 tahun : 12-14 jam
Menumbuh kembangkan otak bayi
Tidur yang cukup dan pemberian ASI yang
teratur akan memberikan pertumbuhan otak anak anda secara bagus. Banyak
sekali orang tua di kota-kota besar yang kurang memperhatikan hal ini.
Bila anda telah membaca ini dan ingat ada teman atau saudara yang
memiliki bayi kecil sampaikanlah hal ini, karena besar sekali
pengaruhnya untuk kecerdasaan anak mereka kelak.
Sekarang adalah bagaimana ‘mengisi’ otak
bayi kita disaat mereka sudah bangun tidur. Ada 5 permainan sederhana
yang bisa dilakukan:
1. Panggil namanya dari sisi kiri dan kanan dengan lembut. Berbagai macam respon yang anda dapat, ada yang melirik ada yang berusaha menoleh, ada yang tersenyum manis. Permainan ini berguna untuk melatih daya dengar mereka dan menstimulus otak mereka.
1. Panggil namanya dari sisi kiri dan kanan dengan lembut. Berbagai macam respon yang anda dapat, ada yang melirik ada yang berusaha menoleh, ada yang tersenyum manis. Permainan ini berguna untuk melatih daya dengar mereka dan menstimulus otak mereka.
2. Menyanyi dengan suara lembut.
Tidak usah malu bila anda tidak dapat menyanyi dengan bagus atau suara
anda sumbang, bagi seorang bayi suara musik yang didengar merupakan satu
sentuhan emosi, sentuhan kasih sayang yang ia dapatkan dari papa dan
mama.
3. Menggendong, mengajaknya jalan dan membelai.
Dalam gendongan anda seorang bayi akan merasakan rasa aman dan dengan
belaian lembut kebutuhan emosinya akan kasih sayang sedang anda berikan
saat ini.
4. Ci luk ba atau permainan sembunyikan wajah
dan tampakkan wajah anda dengan tangan. Permainan ini akan memberikan
pengertian bagi bayi anda, kalau ia tidak bisa melihat sebuah benda bila
tertutup sesuatu. Selain menutup wajah dengan tangan, cobalah dengan
sapu tangan dan biarkan si kecil yang membukanya.
5. Permainan lidah.
“Mana lidahnya” terus julurkan lidah anda, maka si kecil akan mengikuti
anda. Permainan ini menstimulus daya tangkap, pengelihatan dan respon si
kecil.
Untuk mencari ide yang lain, jadilah
bayi. Waktu papa mendapatkan ini, mulanya saya tertawa dalam hati.
“Sudah besar (dewasa) gini kok disuruh jadi bayi lagi”. Ternyata, suatu
saat sepulang kerja, saya tiduran di box kayu bayi saya, disana barulah
saya bisa ‘melihat’ dari sudut pandang anak saya. Dan dari sana juga
timbullah ide-ide baru mengembangkan permainan untuknya.
Anda bisa tersenyum sendiri ketika
melihat pertumbuhan bayi anda, sesuatu yang indah yang tidak dapat
digantikan dengan uang atau apapun di
tips mengetahui pertumbuhan bayi
Tips Mengetahui Pola Pertumbuhan Bayi 0 Bulan – 1 Tahun
Adeline Adinoto
Tips Mengetahui Pola Pertumbuhan Bayi 0 Bulan – 1 Tahun
Reviewed by : Adeline Adinoto
Sebagai orang tua terutama pasangan muda yang baru dikaruniai anak, tentu sangat menaruh perhatian terhadap perkembangan dan pertumbuhan bayinya. Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah pertumbuhan bayi
Anda termasuk normal atau tidak, berikut ini adalah ciri-ciri
pertumbuhan bayi pada umumnya mulai usia 0 bulan sampai dengan 1 tahun :Pertumbuhan Bayi Usia 0 – 1 bulan:
- Tidur sepanjang hari
- Mulai bereaksi terhadap suara
Pertumbuhan Bayi Usia 1 – 2 bulan:
- Lebih sering terjaga
- Mulai dapat mendesis
- Mulai mengamati keadaan sekitar
- Biasakan bayi dengan udara luar rumah
Pertumbuhan Bayi Usia 2 – 3 bulan:
- Dapat tertawa bila ada yang mengajak bicara
- Mulai berkeinginan untuk mengisap jari-jarinya
- Dapat mengangkat kepala sedikit lebih tinggi
Pertumbuhan Bayi Usia 4 – 5 bulan:
- Mulai dapat memegang benda-benda ringan
- Mulai dapat mengenal orang, terutama ibunya
- Mulai dapat tengkurap sendiri
Pertumbuhan Bayi Usia 5 – 6 bulan:
- Memasukkan berbagai macam benda kedalam mulut
- Melonjak-lonjak bila digendong atau dipangku
- Dapat merubah-rubah posisi tidurnya
Pertumbuhan Bayi Usia 6 – 7 bulan:
- Dapat duduk sejenak
- Dapat memindahkan barang atau mainan dari tangan yang satu ke tangan yang lain
Pertumbuhan Bayi Usia 7 – 8 bulan:
- Pertumbuhan gigi dimulai
- Mengenal namanya sendiri dan bereaksi jika dipanggil
- Mulai dapat memegang barang atau mainan dengan kedua tangan
Pertumbuhan Bayi Usia 8 – 9 bulan:
- Beberapa bayi sudah mulai dapat merangkak
- Mulai dapat mengerti belaian orang
Pertumbuhan Bayi Usia 9 – 10 bulan:
- Dapat merangkak dengan mantap dan kuat
- Beberapa bayi mulai dapat berdiri dengan pegangan
- Suka memegang sendiri makanannya
Pertumbuhan Bayi Usia 10 – 11 bulan:
- Dapat berdiri tegak dengan berpegangan
- Ada yang mulai dapat berjalan dengan pegangan
- Mulai dapat mengucapkan satu atau dua suku kata seperti mama, papa, kaka
pengertian ilmu genetik
1. Pengertian Ilmu Genetika
Genetika
disebut juga ilmu keturunan, berasal dari kata genos (bahasa latin),
artinya suku bangsa-bangsa atau asal-usul. Secara “Etimologi”kata
genetika berasal dari kata genos dalam bahasa latin, yang berarti asal
mula kejadian. Namun, genetika bukanlah ilmu tentang asal mula kejadian
meskipun pada batas-batas tertentu memang ada kaitannya dengan hal itu
juga. Genetika adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk alih informasi
hayati dari generasi kegenerasi. Oleh karena cara berlangsungnya alih
informasi hayati tersebut mendasari adanya perbedaan dan persamaan sifat
diantara individu organisme, maka dengan singkat dapat pula dikatakan
bahwa genetika adalah ilmu tentang pewarisan sifat. Dalam ilmu ini
dipelajari bagaimana sifat keturunan (hereditas) itu diwariskan kepada
anak cucu, serta variasi yang mungkin timbul didalamnya. Namun, bahan
sifat keturunan itu tidaklah bersifat baka. Selalu mengalami perubahan,
berangsur atau mendadak. Seluruh makluk bumi mengalami evolusi termasuk
manusia. Evolusi itu terjadi karena perubahan bahan sifat keturunan, dan
dilaksanakan oleh seleksi alam.
Genetika (dari bahasa Yunani γέννω atau genno yang berarti "melahirkan") merupakan cabang biologi yang penting saat ini. Ilmu ini mempelajari berbagai aspek yang menyangkut pewarisan sifat dan variasi sifat pada organisme maupun suborganisme (seperti virus dan prion). Secara lebih rinci, genetika berusaha menjelaskan :
· Material pembawa informasi untuk diwariskan (bahan genetik),
· Bagaimana informasi itu diekspresikan (ekspresi genetik), dan
· Bagaimana informasi itu dipindahkan dari satu individu ke individu yang lain (pewarisan genetik).
Genetika
perlu dipelajari, agar kita dapat mengetahui sifat-sifat keturunan kita
sendiri serta setiap makhuk hidup yang berada dilingkungan kita. kita
sebagai manusia tidak hidup autonom dan terinsolir dari makhuk lain
sekitar kita tapi kita menjalin ekosistem dengan mereka. karena itu
selain kita harus mengetahui sifat-sifat menurun dalam tubuh kita, juga
pada tumbuhan dan hewan. Lagi pula prinsip-prinsep genetika itu dapat
disebut sama saja bagi seluruh makluk. Karena manusia sulit dipakai
sebagai objek atau bahan percobaan genetis, kita mempelajari
hukum-hukumnya lewat sifat menurun yang terkandung dalam tubuh-tumbuhan
dan hewan sekitar. Genetika bisa sebagai ilmu pengetahuan murni, bisa
pula sebagai ilmu pengetahuan terapan. Sebagai ilmu pengetahuan murni ia
harus ditunjang oleh ilmu pengetahuan dasar lain seperti kimia, fisika
dan metematika juga ilmu pengetahuan dasar dalam bidang biologi sendiri
seperti bioselluler, histologi, biokimia, fiosiologi, anatomi,
embriologi, taksonomi dan evolusi. Contohnya, dalam biologi sel membahas
tentang hubungan Retikulum Endoplasma dengan Sintesis Protein. Dimana
akan terjadi pencocokkan kode-kode genetika. Sebagai ilmu pengetahuan
terapan ia menunjang banyak bidang kegiatan ilmiah dan pelayanan
kebutuhan masyarakat. Contohnya, dalam memilih padi bibit unggul yang
hasilnya dapat berguna untuk kebutuhan masyarakat
gelombang peradaban manusia
Gelombang Peradaban Manusia dan Perkembangan Tekhnologi Komunikasi (Alvin Toffler)
REP | 02 November 2011 | 11:50
Alvin Tofler membagi perkembangan peradaban manusia itu menjadi 3 gelombag, yaitu:
1. Gelombang 1 masyarakat agraris (pertanian) (8000 SM-1700 Masehi)
Pada fase ini, masyarakat mulai
mengenal tekhnologi pertanian, manusia mulai berubah, dari yang
sebelumnya hanya mengandalkan sumberdaya alam secara langsung dan di
manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kemudian sudah berubah untuk
memelihara dan memproduksi sendiri sumber makanan dan pemenuhan
kebutuhan melalui proses berternak dan bercocok tanam.
Lebih rinci, masyarakat pada gelombang ini di lukis sebagai berikut:
1. Energi yang diandalkan adalah energi otot, anggapannya energi ini tak akan habis.
2. Tenaga utama adalah manusia dan binatang.
3. Manusia berada pada era pertanian awal.
4. Mobilitas manusia dan informasi berjalan sangat lamban.
5. Pendapatan
perkapita sangat rendah, karena hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan
beberapa hari saja, dan sangat tergantung pada alam dan binatang.
6. Homo homini lupus – siapa yang terkuat dialah yang menang (hukum rimba).
Proses komunikasi yang terjdi pada manusia yang hidup pada gelombang ini adalah proses komunikasi interpersonal, dimana pesan hanya terjadi dari mulut kemulut dan face to face (tatap muka).
Akan tetapi gelombang ini sebenarnya bukanlah fase awal perkembangan tekhnologi komunikasi, karena menurut Everett M. Rogers dalam bukunya Comunication technolgy (1986)
pada 22.000 Sebelum masehi manusia prasejarah telah memdokumentasikan
setiap peristiwa, peringatan maupun catatan-catatan penting yang mereka
buat dalam bentuk lukisanpada dinding bekas tempat tinggal mereka.
Tahun 4000 sebelum masehi, orang
samaria bahkan sudah mulai menulis di tanah liat, kemudian tekhnologi
komunikasi yang juga telah di temukan seblum gelombang ini adalah pada
tahun 1401, Phi sheng di cina telah menemukan alat cetak sederhana untuk
mencetak buku. Dan pada tahun 1241 bahkan korea telah menemukan besi
sebagai pengganti tanah liat yang di gunakan untuk menulis. Dan pada
tahun 1456 kitab suci gutenberg di cetak dengan cetakan besi.
2. Gelombang 2 Masyarakat industri (1700-1970)
Sifat manusia yang serakah, merasa
tidak puas dengan hasil produksi mereka selama ini dalam bercocok tanam
dan memanfaatkan sumberdaya alam, kemudian mencoba memikirkan berbagai
alternatif cara untuk memperoleh keuntungan yang banyak dari pengelolaan
sumberdaya yang telah di sediakan oleh alam. Hingga kemudian membuat
manusia yang hidup gelombang ini di sebut juga sebagai manusia ekonomi.
Perubahan tekhnologi dan proses
komunikasi yang paling nyata adalah di tandai dengan semakin cepatnya
mobilitas manusia, barang maupun informasi. Tidak hanya berbatas negara,
tetapi juga terjadi antar negara dan benua. Pada gelombang ini pula
terjadi banyak perang dan penjajahan guna mendapatkan sumberdaya alam
sebanyak-banyaknya untuk mendukung proses industri.
Selanjutnya, surat kabar yang
sebelumnya di tulis dengan tangan dengan jumlah sekitar 100 lembar
sekali terbit, maka dengan menggunakan mesin cetak silinder, jumlah
dapat ditingkatkan menjadi 300 hingga 400 eksemplar perjam. Bahkan jika
menggunakan mesin off sett dapat ditingkatkan menjadi 8000-10.000
eksemplar/jam. Kemudian bila menggunakan mesin web rotasi offset sekali
mencetak bisa mencapai 20.000-60.000eksemplar/jam. Produksi
besar-besaran ini juga kemudian dilakukan untuk diperdagangkan.
Secara rinci, ciri-ciri masyarakat pada gelombang ini di tandai dengan hal-hal berikut:
1. Tenaga otot berganti menjadi tenaga mesin
2. Tenaga mesin di dukung energi dan plankton (minyak, batubara dll)
3. Penggunaan energy secara besar-besaran.
4. Mobilitas manusia, barang dan informasi lebih cepat.
5. Penjajahan untuk dijadikan cadangan sumber energy (Neokolonialisme) berkembang.
3. Gelombang 3 Masyarakat Informasi (1979-2000)
Sesungguhnya peradaban manusia pada
gelombang ini di awali denga ditemukannya transistor oleh William
Schokley dkk, pada tahun 1947. Hingga kemudian pada tahun 1967
integrated cirkuit/IC/CHIPS. Keberadaan IC/Chips inilah
yang kemudian mempengaruhi proses produksi barang-barang-barang
elektronik secara besar-besaran. Dan kemudian dapat di jual dengan harga
yang relative murah, atau oleh alvin toffler di sebut gejala
massivasikasi.
Personal komputer (home komputer)
adalah satu produk yang di produk secara massivikasi pada awal
berkembangnya era ini, mengalami peningkatan pemakaian yang sangat
signifikant pada tahun 1960-1980 dari 10.000 menjadi 10 juta set. Dan
enam tahun kemudian menungkat menjadi 40 juta.
Beberapa ciri yag dimiliki oleh masyarakat pada gelombang ini adalah sebagai berikut:
1. Mobilitas informasi berjalan sangat cepat, dan menyebabkan tingkat efisiensi sangat tinggi.
2. Mobilitas manusia dan barang semakin meningkat.
3. Diperoleh energi alternatif yang dapat di daur ulang.
4. Produktivitas pangan semakin meningkat dengan penggunaan bio tekhnologi.
5. Industri mekanik berubah menjadi industri program(perangkat lunak)
6. Ditemukannya tekhnologi informasi dan data prosessing.
Peradaban manusia gelombang 3 ini
selanjutnya disebut juga sebagai masyarakat informasi, karena peradaban
inilah kemudian awal dari munculnya masyarakat yang sebagaian besar
anggotanya menjadikan informasi sebagai salah satu kebutuhan utama dalam
hidupnya.
Dan gelombang ke tiga ini masih
terus berlanjut hingga sekarang, bagaimana kita lihat bahwa perkembagan
tekhnologi informasi terus saja terjadi dari massa ke massa. Baik itu
tekhnologi yang bersifat fisik seperti handphone, komputer maupun
software, yang berupa berbagai aplikasi yag menyertai produk fisik
maupun yang berdiri sendiri seperti internet dan sebagainya.
Kita lihat sekarang bagaimana
tekhnologi-tekhnologi informasi itu di produksi secara massivikasi.
Dapat dijangkau bahkan dengan harga yang sangat murah. Sehingga dengan mudahnya
anak SD mudahnya dapat memiliki Handphone. Sedangkan beberapa
tekhnologi komunikasi da informasi yang pada awal perkembangan peradaban
ini masih di produk secara demassifikasi sekarang juga telah lebih
mudah di akses.
Seperti seperangkat audio televisi,
satelit, dan lain-lainnya. sehingga dengan mudah sekarang komunitas
kecil dengan visi dan bentuk yang belum begitu jelaspun dapat mempunyai
stasiun radio sendiri. Sehingga tidak jarang di berbagai tempat
menjamurlah pertumbuhan radio dan televisi swasta. Belum lagi surat
kabar, internet centre (warnet) yang menyediakan layanan 24 jam.
Tekhnologi yang sofwarepun tidak
mau ketinggalan, bagaimana kemudian mereka berintegrasi dengan berbagai
tekhnologi informasi lainnya, seperti misalnya blackberry yang
menawarkan da menyediakan fasilitas dan fitur internet yang serba
lengkap. Belum lagi dengan beberapa handphone keluaran china yang di
jual dengan murah dan dapat di miliki siapa saja bahkan anak SD ataupun
TK sekalipun memungkin untuk memiliki HP yang juga telah menawarkan
fitur untuk mengakses layanan internet dimana saja.
Dan providerpun tidak mau
ketinggalan memanjakan masyarakat dengan berbagai produk dan fasilitas
yang memudahkan semua orang untuk mengakses informasi secepat mungkin
dimana dan kapanpun berada, dengan penawaran harga dan berbagai bonus
yang ditawarkan.
Belum lagi, kehadiran handphone
yang juga menyediakan fitur seperti televisi, dan radio yang memudahkan
penggunanya untuk dapat tetap menikmati informasi melalui radio maupun
televisi di manapun mereka berada hanya dengan menggunakan handphone
yang ada dalam genggaman mereka.
Peradaban masyarakat, menjadi
masyarakat informasi kemudian menciptakan berbagai macam produk dan
tekhnologi yang di buat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia
akan informasi yang aktual, cepat praktis. Kemudian menjadikan berbagai
media saling berintegrasi. Sehingga radio, sekarang sudah dapat di
dengar secara life streaming, dengan begitu tidak akan ada lagi batasan
wilayah jangkauan yang akan membatasi pendengar dengan radionya.
Sehingga tidak jarang lagi,
masyarakat amerika akan mendengarkan siaran radio di bengkulu. Bahkan
radio komunitas sekalipun. Surat kabarpun tidak mau ketinggalan,
merekapun melakukan proses intergrasi dengan tekhnologi internet,
melalui penerbitan media online. Dan internetpun sudah lebih terbuka
dengan menyediakan begitu banyak informasi apapun yang di butuhkan oleh
masyarakat. Dan produk-produk inilah yang kemudian kita sebut juga new
media.
Kehadiran new media, tentulah
merupakan sebuah angin segar bagi kita semua, karena dengan begitu
setiap orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi kapanpun
dan dimanapun. Selain itu setiap orang juga dapat menyampaikan informasi
apapun kapanpun dan dimanapun mereka berada.
Setiap orang memiliki kesempatan
untuk menyampaikan berita, kritikan atau apapun untuk menyampaikan
aspirasinya melalui blog pribadi, share di web atau beberapa layanan
yang telah tersedida dan dapat di akses siapa saja di internet. Akan
tetapi, kehadiran new media ini kemudian juga membawa dampak negatif
yang meluas. Seperti banyak kita ketahui beberapa konflik antar personal
terjadi melalui perantara internet hingga kemudian meluas dan terjadi
di dunia nyata. Konflik-konflik antar suku, kelompok, agama, bahkan
negarapun terjadi. dan bahkan beberapa tahun belakangan ini banyak
sekali tindak kejahatan yang kita temui sebagai akibat dari internet dan
fasilitas-fasilitas yang di sediakan seperti facebook, twitter,
blogger, hingga grup-grup diskusi yang menjamur da muncul begitu saja.
Tanpa kemudian ada yang mengatur dan menertibkan ini. sehingga potensi
terjadinya konflik semakin meluas dan menimbulkan efek domino. Menyikapi
hal tersebut, seyogyanya memang new media juga menyiapkan sistem da
mekanisme regulasi yang mengatur mekanisme dan penggunaan new media.
Sehingga kemudian konflik dan kejahatan pada proses penggunaan new media
dapat di minimalisir.
sejarah ilmu pengetahuan
Saturday, January 21st 2012. Posted in Pendidikan by admin
Kata ilmu dalam bahasa Arab “ilm”
yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan
penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu
pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah
sosial, dan sebagainya.
Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya
Secara Etimologi pengetahuan berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu knowledge. Dalam ensiklpodiea of philosophy dijelaskan bahwa definisi pengetahuan. Adalah kepercayaan yang benar (knowledge is justified true belief.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.
Berbicara tentang sejarah, maka objek kajianya lebih dalam kepada peristiwa masa lampau. Begitu pula dengan ilmu pengetahuan yang Mula-mula manusia masih percaya pada mitos yang sekarang hanya dinilai sebagai pengetahuan semu (pseudo science). Karena mitos kemudian dianggap tidak memuaskan, maka dicarilah pure science. Objek utama yang dipikirkan manusia adalah alam, sehingga lahirlah pengetahuan.
Amsal Bakhtiar membagi periodeisasi sejarah perkembangan ilmu pengetahuan menjadi empat periode: pada zaman Yunani kuno, pada zaman Islam, pada zaman renaisans dan modern, dan pada zaman kontemporer. Periodeisasi ini mengandung tiga kemungkinan. Pertama, menafikan adanya pengetahuan yang tersistem sebelum zaman Yunani kuno. Kedua, tidak adanya data historis tentang adanya ilmu sebelum zaman Yunani kuno yang sampai pada kita.
Ilmu Pengetahuan Pada Zaman Purba
Menurut George J. Mouly, permulaan ilmu dapat disusur sampai pada permulaan manusia. Tak diragukan lagi bahwa manusia purba telah menemukan beberapa hubungan yang bersifat empiris yang memungkinkan mereka untuk mengerti keadaan dunia. Masa manusia purba dikenal juga dengan masa pra-sejarah. Menurut Soetriono dan Rita Hanafie, masa sejarah dimulai kurang lebih 15.000 sampai 600 tahun Sebelum Masehi. Pada masa ini pengetahuan manusia berkembang lebih maju. Mereka telah mengenal membaca, menulis, dan berhitung. Kebudayaan mereka pun mulai berkembang di berbagai tempat tertentu, yaitu Mesir di Afrika, Sumeria, Babilonia, Niniveh, dan Tiongkok di Asia, Maya dan Inca di Amerika Tengah. Mereka sudah bisa menghitung dan mengenal angka. Meski agak berbeda dengan pendapat tersebut, Muhammad Husain Haekal (1888-1956) berpendapat lebih spesifik bahwa sumber peradaban sejak lebih dari enam ribu tahun yang lalu (berarti sekitar 4000 SM) adalah Mesir. Zaman sebelum itu dimasukkan orang ke dalam kategori pra-sejarah. Oleh karena itu, sukar sekali akan sampai kepada suatu penemuan yang ilmiah.
Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai permulaan zaman pra-sejarah dan zaman sejarah, dapat ditarik kesimpulan bahwa ilmu lahir seiring dengan adanya manusia di muka bumi hanya saja penamaan ilmu-ilmu itu biasanya muncul belakangan.
Penekanan terhadap kegunaan dan aplikasi cenderung lebih diutamakan daripada penamaannya. Teori ini berlaku secara umum terhadap beberapa – untuk tidak dikatakan semua– disiplin ilmu dari generasi ke generasi. Berbekal otak, pengalaman, dan pengamatan terhadap gejala-gejala alam, manusia purba sudah barang tentu memiliki seperangkat pengetahuan yang dapat membantu mereka mengarungi kehidupan. Seperangkat pengetahuan tersebut semakin lama akan semakin tersusun rapi karena inilah karakteristik dasar ilmu.
Selanjutnya Mouly menyebutkan bukti-bukti secara berurutan terhadap pernyataannya sebagai berikut: Usaha mula-mula di bidang keilmuan yang tercatat dalam lembaran sejarah dilakukan oleh bangsa Mesir, di mana banjir sungai Nil yang terjadi tiap tahun ikut menyebabkan berkembangnya sistem almanak, geometri, dan kegiatan survei. Keberhasilan ini kemudian diikuti oleh bangsa Babilonia dan Hindu yang memberikan sumbangan-sumbangan yang berharga meskipun tidak seinsentif kegiatan bangsa Mesir. Setelah itu muncul bangsa Yunani yang menitikberatkan pada pengorganisasian ilmu di mana mereka bukan saja menyumbang perkembangan ilmu dengan astronomi, kedokteran, dan sistem klasifikasi Aristoteles, namun juga silogisme yang menjadi dasar bagi penjabaran secara deduktif pengalaman-pengalaman manusia.
Peradaban Mesir kuno, misalnya, mewariskan peninggalan-peninggalan bermutu tinggi seperti piramida, kuil, dan sistem penatanan kota. Peninggalan-peninggalan ini tidak mungkin ada tanpa adanya ilmu yang mereka miliki. Proses pembangunan piramida yang menjulang tinggi dan tersusun dari batu-batu besar pilihan tak bisa lepas dari matematika dan arsitektur. Begitu pula dengan proses pembangunan kuil megah mereka. Sementara itu, sistem penataan kota membutuhkan arsitektur dan administrasi pemerintahan. Dengan kata lain, peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut menunjukkan adanya ilmu-ilmu tertentu yang mereka miliki sehingga mereka bisa mewujudkan impian mereka menjadi kenyataan. Menurut Haekal, Mesir adalah pusat yang paling menonjol membawa peradaban pertama ke Yunani atau Rumawi.
Sementara itu, menurut Betrand Russell, pada masa Babilonia lahir beberapa hal yang tergolong ilmu pengetahuan: pembagian hari menjadi dua puluh empat jam, lingkaran menjadi 360 derajat, penemuan siklus gerhana yang memungkinkan terjadinya gerhana bulan bisa diramal dengan tepat dan gerhana matahari dengan beberapa perkiraan. Pengetahuan bangsa Babilonia ini sampai ke tangan Thales , filosof Yunani.
Ilmu Pengetahuan Zaman Yunani Kuno
Yunani kuno sangat identik dengan filsafat. filsafat dalam pengertian yang sederhana sudah ada jauh sebelum para filosof klasik Yunani menekuni dan mengembangkannya. Filsafat di tangan mereka menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada generasi-generasi setelahnya. Ia ibarat pembuka pintu-pintu aneka ragam disiplin ilmu yang pengaruhnya terasa hingga sekarang. Wajar saja bila generasi-generasi setelahnya merasa berhutang budi padanya, termasuk juga umat Islam pada abad pertengahan masehi bahkan hingga sekarang. Tanpa mengkaji dan mengembangkan warisan filsafat Yunani rasanya sulit bagi umat Islam kala itu merengkuh zaman keemasannya. Begitu juga orang Barat tanpa mengkaji pengembangan filsafat Yunani yang dikembangkan oleh umat Islam rasanya sulit bagi mereka membangun kembali peradaban mereka yang pernah mengalami masa-masa kegelapan menjadi sangat maju dan mengungguli peradaban-peradaban besar lainnya seperti sekarang ini.
Periode filsafat Yunani merupakan periode sangat penting dalam sejarah peradaban manusia karena pada waktu ini terjadi perubahan pola pikir manusia dari mitosentris menjadi logosentris. Mitosentris adalah pola fikir masyarakat yangs sangat mengandalkan mitos untuk menjelaskan fenomena alam, sedangkan logosentris adalah pola fikir masyarakat yang tidak lagi mengandalkan mitos, namun lebih kepada rasio yang diperoleh dari penyeldikan ilmiah.
Dari proses inilah kemudian ilmu berkembang dari rahim filsafat yang akhirnya kita nikmati dalam bentuk teknologi. Karena itu, periode perkembangan filsafat Yunani merupakan entri poin untuk memasuki peradaban baru umat manusia. Inilah titik awal manusia menggunakan rasio untuk meneliti dan sekaligus mempertanyakan dirinya dan alam jagad raya.
Ilmu Pengetahuan Zaman Islam Klasik
Ilmu-ilmu keislaman seperti tafsir, hadis, fiqih, usul fiqih, dan teologi sudah berkembang sejak masa-masa awal Islam hingga sekarang. Khusus dalam bidang teologi, Muktazilah dianggap sebagai pembawa pemikiran-pemikiran rasional. Menurut Harun Nasution, pemikiran rasional berkembang pada zaman Islam klasik (650-1250 M). Pemikiran ini dipengaruhi oleh persepsi tentang bagaimana tingginya kedudukan akal seperti yang terdapat dalam Al-Qur`an dan hadis.
Sejak awal kelahirannya, pandangan islam tentang pentingnya ilmu tumbuh bersamaan dengan munculnya islam itu sendiri. ketika Rasulullah SAW menerima wahyu pertama, yang mula-mula di perintahkan kepadanya adalah membaca. Jibril memerintahkan kepada Muhammad dengan bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.Perintah ini tidak hanya sekali di ucapkan jibril berulang-ulang sampai nabi dapat menerima wahyu tersebut. Dengan kata iqra’ inilah kemudian lahir aneka makna seperi menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti dan mengetahui ciri sesuatu dan membaca teks baik tertulis maupun tidak. Wahyu pertama itu menghendaki umat islam untuk senantiasa membaca dengan di landasi bismi rabbik dalam arti hasil bacaan itu nantinya dapat bermanfaat bagi kemanusiaan.
Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya
Secara Etimologi pengetahuan berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu knowledge. Dalam ensiklpodiea of philosophy dijelaskan bahwa definisi pengetahuan. Adalah kepercayaan yang benar (knowledge is justified true belief.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.
Berbicara tentang sejarah, maka objek kajianya lebih dalam kepada peristiwa masa lampau. Begitu pula dengan ilmu pengetahuan yang Mula-mula manusia masih percaya pada mitos yang sekarang hanya dinilai sebagai pengetahuan semu (pseudo science). Karena mitos kemudian dianggap tidak memuaskan, maka dicarilah pure science. Objek utama yang dipikirkan manusia adalah alam, sehingga lahirlah pengetahuan.
Amsal Bakhtiar membagi periodeisasi sejarah perkembangan ilmu pengetahuan menjadi empat periode: pada zaman Yunani kuno, pada zaman Islam, pada zaman renaisans dan modern, dan pada zaman kontemporer. Periodeisasi ini mengandung tiga kemungkinan. Pertama, menafikan adanya pengetahuan yang tersistem sebelum zaman Yunani kuno. Kedua, tidak adanya data historis tentang adanya ilmu sebelum zaman Yunani kuno yang sampai pada kita.
Ilmu Pengetahuan Pada Zaman Purba
Menurut George J. Mouly, permulaan ilmu dapat disusur sampai pada permulaan manusia. Tak diragukan lagi bahwa manusia purba telah menemukan beberapa hubungan yang bersifat empiris yang memungkinkan mereka untuk mengerti keadaan dunia. Masa manusia purba dikenal juga dengan masa pra-sejarah. Menurut Soetriono dan Rita Hanafie, masa sejarah dimulai kurang lebih 15.000 sampai 600 tahun Sebelum Masehi. Pada masa ini pengetahuan manusia berkembang lebih maju. Mereka telah mengenal membaca, menulis, dan berhitung. Kebudayaan mereka pun mulai berkembang di berbagai tempat tertentu, yaitu Mesir di Afrika, Sumeria, Babilonia, Niniveh, dan Tiongkok di Asia, Maya dan Inca di Amerika Tengah. Mereka sudah bisa menghitung dan mengenal angka. Meski agak berbeda dengan pendapat tersebut, Muhammad Husain Haekal (1888-1956) berpendapat lebih spesifik bahwa sumber peradaban sejak lebih dari enam ribu tahun yang lalu (berarti sekitar 4000 SM) adalah Mesir. Zaman sebelum itu dimasukkan orang ke dalam kategori pra-sejarah. Oleh karena itu, sukar sekali akan sampai kepada suatu penemuan yang ilmiah.
Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai permulaan zaman pra-sejarah dan zaman sejarah, dapat ditarik kesimpulan bahwa ilmu lahir seiring dengan adanya manusia di muka bumi hanya saja penamaan ilmu-ilmu itu biasanya muncul belakangan.
Penekanan terhadap kegunaan dan aplikasi cenderung lebih diutamakan daripada penamaannya. Teori ini berlaku secara umum terhadap beberapa – untuk tidak dikatakan semua– disiplin ilmu dari generasi ke generasi. Berbekal otak, pengalaman, dan pengamatan terhadap gejala-gejala alam, manusia purba sudah barang tentu memiliki seperangkat pengetahuan yang dapat membantu mereka mengarungi kehidupan. Seperangkat pengetahuan tersebut semakin lama akan semakin tersusun rapi karena inilah karakteristik dasar ilmu.
Selanjutnya Mouly menyebutkan bukti-bukti secara berurutan terhadap pernyataannya sebagai berikut: Usaha mula-mula di bidang keilmuan yang tercatat dalam lembaran sejarah dilakukan oleh bangsa Mesir, di mana banjir sungai Nil yang terjadi tiap tahun ikut menyebabkan berkembangnya sistem almanak, geometri, dan kegiatan survei. Keberhasilan ini kemudian diikuti oleh bangsa Babilonia dan Hindu yang memberikan sumbangan-sumbangan yang berharga meskipun tidak seinsentif kegiatan bangsa Mesir. Setelah itu muncul bangsa Yunani yang menitikberatkan pada pengorganisasian ilmu di mana mereka bukan saja menyumbang perkembangan ilmu dengan astronomi, kedokteran, dan sistem klasifikasi Aristoteles, namun juga silogisme yang menjadi dasar bagi penjabaran secara deduktif pengalaman-pengalaman manusia.
Peradaban Mesir kuno, misalnya, mewariskan peninggalan-peninggalan bermutu tinggi seperti piramida, kuil, dan sistem penatanan kota. Peninggalan-peninggalan ini tidak mungkin ada tanpa adanya ilmu yang mereka miliki. Proses pembangunan piramida yang menjulang tinggi dan tersusun dari batu-batu besar pilihan tak bisa lepas dari matematika dan arsitektur. Begitu pula dengan proses pembangunan kuil megah mereka. Sementara itu, sistem penataan kota membutuhkan arsitektur dan administrasi pemerintahan. Dengan kata lain, peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut menunjukkan adanya ilmu-ilmu tertentu yang mereka miliki sehingga mereka bisa mewujudkan impian mereka menjadi kenyataan. Menurut Haekal, Mesir adalah pusat yang paling menonjol membawa peradaban pertama ke Yunani atau Rumawi.
Sementara itu, menurut Betrand Russell, pada masa Babilonia lahir beberapa hal yang tergolong ilmu pengetahuan: pembagian hari menjadi dua puluh empat jam, lingkaran menjadi 360 derajat, penemuan siklus gerhana yang memungkinkan terjadinya gerhana bulan bisa diramal dengan tepat dan gerhana matahari dengan beberapa perkiraan. Pengetahuan bangsa Babilonia ini sampai ke tangan Thales , filosof Yunani.
Ilmu Pengetahuan Zaman Yunani Kuno
Yunani kuno sangat identik dengan filsafat. filsafat dalam pengertian yang sederhana sudah ada jauh sebelum para filosof klasik Yunani menekuni dan mengembangkannya. Filsafat di tangan mereka menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada generasi-generasi setelahnya. Ia ibarat pembuka pintu-pintu aneka ragam disiplin ilmu yang pengaruhnya terasa hingga sekarang. Wajar saja bila generasi-generasi setelahnya merasa berhutang budi padanya, termasuk juga umat Islam pada abad pertengahan masehi bahkan hingga sekarang. Tanpa mengkaji dan mengembangkan warisan filsafat Yunani rasanya sulit bagi umat Islam kala itu merengkuh zaman keemasannya. Begitu juga orang Barat tanpa mengkaji pengembangan filsafat Yunani yang dikembangkan oleh umat Islam rasanya sulit bagi mereka membangun kembali peradaban mereka yang pernah mengalami masa-masa kegelapan menjadi sangat maju dan mengungguli peradaban-peradaban besar lainnya seperti sekarang ini.
Periode filsafat Yunani merupakan periode sangat penting dalam sejarah peradaban manusia karena pada waktu ini terjadi perubahan pola pikir manusia dari mitosentris menjadi logosentris. Mitosentris adalah pola fikir masyarakat yangs sangat mengandalkan mitos untuk menjelaskan fenomena alam, sedangkan logosentris adalah pola fikir masyarakat yang tidak lagi mengandalkan mitos, namun lebih kepada rasio yang diperoleh dari penyeldikan ilmiah.
Dari proses inilah kemudian ilmu berkembang dari rahim filsafat yang akhirnya kita nikmati dalam bentuk teknologi. Karena itu, periode perkembangan filsafat Yunani merupakan entri poin untuk memasuki peradaban baru umat manusia. Inilah titik awal manusia menggunakan rasio untuk meneliti dan sekaligus mempertanyakan dirinya dan alam jagad raya.
Ilmu Pengetahuan Zaman Islam Klasik
Ilmu-ilmu keislaman seperti tafsir, hadis, fiqih, usul fiqih, dan teologi sudah berkembang sejak masa-masa awal Islam hingga sekarang. Khusus dalam bidang teologi, Muktazilah dianggap sebagai pembawa pemikiran-pemikiran rasional. Menurut Harun Nasution, pemikiran rasional berkembang pada zaman Islam klasik (650-1250 M). Pemikiran ini dipengaruhi oleh persepsi tentang bagaimana tingginya kedudukan akal seperti yang terdapat dalam Al-Qur`an dan hadis.
Sejak awal kelahirannya, pandangan islam tentang pentingnya ilmu tumbuh bersamaan dengan munculnya islam itu sendiri. ketika Rasulullah SAW menerima wahyu pertama, yang mula-mula di perintahkan kepadanya adalah membaca. Jibril memerintahkan kepada Muhammad dengan bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.Perintah ini tidak hanya sekali di ucapkan jibril berulang-ulang sampai nabi dapat menerima wahyu tersebut. Dengan kata iqra’ inilah kemudian lahir aneka makna seperi menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti dan mengetahui ciri sesuatu dan membaca teks baik tertulis maupun tidak. Wahyu pertama itu menghendaki umat islam untuk senantiasa membaca dengan di landasi bismi rabbik dalam arti hasil bacaan itu nantinya dapat bermanfaat bagi kemanusiaan.
Kata Kunci Terbaru:
artikel peninggalan sosial budaya (134), menganalisis sejarah kenampakan alam serta hubungannya dengan keragaman sosial budaya (107), bentuk peninggalan sosial budaya (97), sejarah peninggalan sosial budaya (89), Zaman Mesolithikum (84), perkembangan kehidupan manusia purba di indonesia (80), bentuk peninggalan sosial budaya di indonesia (73), peninggalan sosial budaya jawa tengah (71), peradaban kuno amerika (54), ciri-ciri peradaban (50), zaman babilonia (50), sejarah kenampakan alam serta hubungannya dengan keragaman sosial budaya (49), ciri-ciri zaman batu (47), peninggalan sosial budaya di banten (44), Penemuan manusia purba dan hasil budayanya (43), ciri-ciri kehidupan manusia purba (39), hubungan perang dunia dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (38), sejarah perkembangan manusia purba (34), peninggalan sosial budaya di surabaya (31), kebudayaan babilonia (29), pengertian klasik (27), sejarah ham di yunani (27), pelestarian peninggalan sosial budaya jawa barat (26), hasil kebudayaan babilonia (25), ciri ciri peradaban awal (24), hasil kebudayaan zaman batu tua (24), hubungan perang dunia dengan perkembangan iptek (24), babilonialama (23), Peninggalan-peninggalan sosial budaya (23), manusia purba amerika (22), sejarah matematika amerika (22), ciri ciri zaman batu (21), ciri kehidupan manusia purba (21), kehidupan sosial zaman batu tua (21), babilonia lama (19), gejala alam dan pengaruhnya bagi umat manusia (19), kepercayaan pada zaman batu muda (19), kepercayaan pada zaman logam (19), manusia purba dan peninggalannya (19), peninggalan sosial (19), peninggalan sosial budaya di jawa timur (19), sejarah pers di indonesia sebelum kemerdekaan (19), menganalisis sejarah kenampakan alam (18), peradaban babilonia kuno (18), sejarah ham dari zaman babilonia (18), kepercayaan pada zaman batu tua (17), manfaat pers dalam kehidupan sehari-hari (17), asal mula sungai nil (16), ciri ciri zaman batu tua (16), peninggalan sejarah yunani (16), sejarah babilonia kuno (16), arti peninggalan sosial budaya (15), makna pelestarian peninggalan sosial budaya (15), manusia purba dan hasil budayanya (15), peninggalan kebudayaan india (15), Peninggalan sosial budaya dari BALI (15), ciri kehidupan zaman mesolithikum (14), hasil kebudayaan peradaban yunani kuno (14), mengembangkan pelestarian peninggalan sosial budaya (14), nama manusia purba di dunia (14), peninggalan sosial budaya di luar jawa (14), asal peradaban islam (13), jenis-jenis peninggalan sosial budaya (13), manusia pendukung zaman batu tua (13), manusia purba di amerika (13), peninggalan sosial dan budaya (13), sejarah perkembangan ham internasional (13), ciri peradaban awal (12), hubungan perang dunia dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (12), Jenis manusia purba dan hasil kebudayaannya (12), peninggalan sosial budaya di medan (12), keterkaitan perkembangan manusia dengan hasil kebudayaan dari zaman batu hingga zaman logam (11), nama manusia purba (11), peninggalan budaya yunani (11), peradaban babilonia lama (11), perkembangan zaman batu (11), ciri-ciri zaman batu tua paleolitikum (10), hasil kebudayaan zaman pra sejarah (10), hasil kebudayaan zaman prasejarah (10), kehidupan sosial pada zaman batu tua (10), maksud peradaban (10), manusia swanscombe (10), nama nama penemu manusia purba (10), peninggalan sosial budaya dibali (10), peradaban babilonia baru (10), peradaban manusia purba (10), perkembangan kebudayaan manusia purba (10), sejarah peradaban kuno amerika (10), benda peninggalan manusia purba (9), ciri-ciri kehidupan pada zaman batu tua (9), hasil budaya manusia purba pada zaman batu (9), kehidupan sosial manusia purba (9), kepercayaan zaman batu besar (9), legenda sungai nil (9), Manfaat pers bagi manusia (9), matematika amerika (9), pengertian babilonia (9), pengertian peradaban (9), peninggalan budaya manusia prasejarah (9), peninggalan kebudayaan babilonia (9)
tags: ilmu pengetahuan, pendidikan, sejarah perkembangan alam pikiran manusia
Archive of Perkembangan Alam Pikiran Maanusia Pada Jaman Pertengahan
Landasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Pengembangan Kurikulum |
| perkembangan yang
pesat. Berbagai penemuan teori-teori baru terus berlangsung hingga saat
ini dan dipastikan kedepannya akan terus semakin berkembang.Akal manusia
telah mampu menjangkau hal-hal yang sebelumnya merupakan sesuatu yang
tidak mungkin. Pada jaman dahulu kala, mungkin orang akan
menganggap mustahil kalau manusia bisa menginjakkan kaki di Bulan,
tetapi berkat kemajuan dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada pertengahan abad ke-20, pesawat Apollo berhasil mendarat di Bulan ... jaman
dahulu kala, mungkin orang akan menganggap mustahil kalau manusia bisa
menginjakkan kaki di Bulan, tetapi berkat kemajuan dalam bidang Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi pada pertengahan abad ke-20, pesawat
Apollo berhasil mendarat di Bulan dan Neil Amstrong merupakan orang
pertama yang berhasil menginjakkan kaki di Bulan.Kemajuan cepat dunia
dalam bidang informasi dan teknologi dalam dua dasa warsa terakhir telah
berpengaruh pada peradaban manusia melebihi jangkauan pemikiran manusia
seb ... pertengahan mengalami perkembangan yang pesat. Berbagai
penemuan teori-teori baru terus berlangsung hingga saat ini dan
dipastikan kedepannya akan terus semakin berkembang.Akal manusia telah
mampu menjangkau hal-hal yang sebelumnya merupakan sesuatu yang tidak
mungkin. Pada jaman dahulu kala, mungkin orang akan menganggap mustahil
kalau manusia bisa menginjakkan kaki di Bulan, tetapi berkat kemajuan
dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada pertengahan abad ke-20, pesawat Apollo berh ... Pada awalnya, ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang dimiliki manusia masih relatif sederhana, namun sejak abad pertengahan mengalami perkembangan yang pesat. Berbagai penemuan teori-teori baru terus berlangsung hingga saat ini dan dipastikan kedepannya akan terus semakin berkembang.Akal manusia telah mampu menjangkau hal-hal yang sebelumnya merupakan sesuatu yang tidak mungkin. Pada jaman dahulu kala, mungkin orang akan menganggap mustahil kalau manusia bisa menginjakkan kaki di Bulan, tetapi berkat kemajuan dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada pertengahan abad ke-20, pesawat Apollo berhasil mendarat di Bulan dan Neil Amstrong merupakan orang pertama yang berhasil menginjakkan kaki di Bulan.Kemajuan cepat dunia dalam bidang informasi dan teknologi dalam dua dasa warsa terakhir telah berpengaruh pada peradaban manusia melebihi jangkauan pemikiran manusia sebelumnya. Pengaruh ini terlihat pada pergeseran tatanan sosial, ekonomi dan politik yang memerlukan keseimbangan baru antara nilai-nilai, pemikiran dan cara-cara kehidupan yang berlaku pada konteks global dan lokal.Selain itu, dalam abad pengetahuan sekarang ini, diperlukan masyarakat yang berpengetahuan melalui belajar sepanjang hayat dan standar mutu tinggi. Sifat pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai masyarakat sangat beragam dan canggih, sehingga diperlukan kurikulum yang disertai dengan kemampuan meta-kognisi dan kompetensi untuk berfikir dan belajar bagaimana belajar (learning to learn) dalam mengakses, memilih dan menilai pengetahuan, serta ... |
| ReadMoRe
Post in my Wall
|
Peranan Logika Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan |
| Perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purbakala hingga saat ini.Perkembanagn alam pikiran
manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnyaLogika mengarahkan
manusia berfikir yang konstruktif dan benarManusia diarahkan untuk
berfkir secara labih konstruktif dan benar. Hal ini dapat dilihat
dari proses pengambilan keputusan dari premis-premis yang ada atau
penarikan kesimpulan secara deduktif dengan mengunakan pola piker
yang disebut selogisme atau pola-pola l ... alam, untuk
pengetahuan fisika ) dan Geisteswissenschaften. Science di Inggris
mempunyai arti yang lebih sempit, yaitu apa yang di dalam bahasa Jerman
disebut Naturwissenschaften. Kalau kita membaca literatur Inggris, kita
harus memperhatikan arti yang lebih sempit yang diberi istilah science.
Dikatakan bahwa science harus melalui sifat-sifat yang tertentu. Di
dalam science terdapat :? Perbedaan perbedaan secara kritis.? Mempunyai
sifat umum dan di dalamnya terdapat suatu sistema ... pikiran manusia. Alam pikiran manusia berkembang menurut dua hal:Perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purbakala hingga saat ini.Perkembanagn alam pikiran
manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnyaLogika mengarahkan
manusia berfikir yang konstruktif dan benarManusia diarahkan untuk
berfkir secara labih konstruktif dan benar. Hal ini dapat dilihat
dari proses pengambilan keputusan dari premis-premis yang ada atau
penarikan kesimpulan secara dedukt ... Logika adalah ilmu pengetahuan dan kecakapan untuk berpikir lurus ( tepat ). Ilmu pengetahuan mempunyai arti yang luas dan yang sempit. Di dalam bahasa asing dipergunakan istilah-istilah seperti : Science ( bahasa Inggris ), Wissenschaft ( Jerman ), Wetensekap. Kata-kata itu ada persamaannya dengan istilah ilmu pengetahuan tetapi tidak selalu sama.Wissenschaft dan scienza dipakai dalam arti yang luas dan meliputi apa yang di dalam bahasa Jerman disebut Naturwissenschaften ( ilmu pengetahuan alam, untuk pengetahuan fisika ) dan Geisteswissenschaften. Science di Inggris mempunyai arti yang lebih sempit, yaitu apa yang di dalam bahasa Jerman disebut Naturwissenschaften. Kalau kita membaca literatur Inggris, kita harus memperhatikan arti yang lebih sempit yang diberi istilah science. Dikatakan bahwa science harus melalui sifat-sifat yang tertentu. Di dalam science terdapat :? Perbedaan perbedaan secara kritis.? Mempunyai sifat umum dan di dalamnya terdapat suatu sistema? Harus dapat dilakukan perifikasi ( pengontrolan )Di dalam science orang harus bersikap kritis, artinya orang harus mampu menemukan kenyataan fakta-fakta dan mampu membedakan antara fakta yang murni dan apa yang telah diberi corak oleh pandangan atau keinginan yang tertentu, yang orang cenderung untuk memakai pandangannya itu, pandangan yang obyektif.Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan tentang pokok yang tertentu. Kumpulan ini merupakan suatu ... |
| ReadMoRe
Post in my Wall
|
Pengembangan budaya akademik dalam pendidikan karakter di perguruan tinggi |
NoMasalahKegiatanNilai yang diintegrasikanStrategi kegiatanImplementasi kegiatan1PlagiarismePenguatan Komitmen anti plagiarisme di perguruan tinggiKejujuran, cerdas, tangguhKajian, sosialisasi, pengembangan sistemIdentifikasi potensi plagiarismeDeklarasi anti plagiarismeSosialisasi Permendiknas 17/2010Pengembangan sistem manajemen akademik pendukung anti plagiarisme2Rendahnya etos keilmuanMenciptakan academic space yang lapang, penguatan academic skills and atmosphereKejujuran, cerdas, tangguhKajian, pelatihan, pengembanganKajian kebutuhan academic space, skills, and atmosphere perguruan tinggiPelatihan penguatan academic skillsPengembangan academic space dan atmosphere yang lebih kondusif3Tingginya orientasi pada hasil dan mengabaikan proses (pragmatisme)Mendorong optimalisasi hasil melalui proses yang benarKejujuran, cerdas, tangguhPelatihan dan pengembanganPelatihan dan pembelajaran dengan berbasis pada penguatan berproses4Munculnya fundamentalisme agama yang destruktif, seperti NIIDialog antar iman/komponen kelompok agama yang berbeda Pengembangan religious centerCerdas, tangguh, peduliKajian, pelatihan, kampanye, dialog, pengembangan wawasan multikulturalismeKajian elemen-elemen sosial-agama yang beragam dan memiliki potensi fundamentalisme agama yang destruktrifDialog antar warga kelompok keagamaan yang berbedaPelatihan pengembangan kerjasama antar kelompok keagamaanKampanye inklusivisme dan toleransi di kampusPengembangan religious center5Situasi manajerial perguruan tinggi yang tidak in line dengan pendidikan karakter (misalnya sistem seleksi yang tidak transparan; komersialisasi PT)Penguatan sistem seleksi bersama dengan mengutamakan kemampuan akademik Penguatan komitmen perluasan akses bagi kelompok kurang mampuKejujuran, cerdas, tangguh, peduliKajian, sosialisasi, pengembangan sistemKajian peningkatan akses masyarakat berbasis kemampuan akademikPengembangan dan penguatan sistem seleksi berbasis kemampuan akademik yang lebih egaliter dan proporsional6Friksi kampus berdasarkan sentiment ideologis, golonganPemisahan fungsi ... |
Langganan:
Postingan (Atom)